Dokumentasi Praktikum Pengembangan Aplikasi Web
Laravel merupakan salah satu framework PHP yang paling populer saat ini dan dikembangkan oleh Taylor Otwell dengan tujuan untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi web.
Dalam ekosistem pengembangan modern, penggunaan Laravel tidak dapat dilepaskan dari berbagai alat pendukung yang harus dikonfigurasi dengan tepat sebelum memulai sebuah proyek.
Tujuan dari praktikum ini adalah:
Laravel memiliki persyaratan minimal system. Adapun persyaratan Laravel 12 seperti berikut:
Selain itu, juga perlu diinstal Git, Composer dan Cmder khusus windows, lalu juga dibutuhkan Web Server, MySQL, dan PhpMyAdmin.
Laragon digunakan sebagai web server lokal untuk menjalankan project Laravel. Setelah Laragon terinstal, project Laravel dapat dibuat dan disimpan di dalam direktori C:\laragon\www.
Verifikasi Instalasi Perangkat Lunak Prasyarat. Sebelum memulai proyek Laravel di lingkungan Laragon direktori C:\laragon\www, verifikasi instalasi perangkat lunak prasyarat melalui terminal.
Langkah ini memastikan semua tools memenuhi persyaratan minimal Laravel, sehingga menghindari masalah teknis sejak awal.
Jalankan perintah berikut untuk pengecekan:
Keberhasilan semua perintah ini menandakan lingkungan sudah optimal untuk instalasi Laravel.
Bisa dilihat pada gambar untuk bagaimana cara mengecek kebutuhan system dari Laravel.
Di direktori C:\laragon\www\PraktikumPWeb6, jalankan perintah:
Perintah ini mengunduh dan membangun proyek Laravel versi 12 di folder PrakPWeb6. Opsi --prefer-dist mempercepat proses dengan mengunduh arsip distribusi stabil.
Proses instalasi mencakup:
Proyek siap digunakan setelah proses selesai.
Jika berhasil akan keluar output seperti ini:
Untuk mengetest project berhasil dibuat, buka terminal pada project lalu ketik perintah php artisan serve.
File web.php adalah konfigurasi rute utama Laravel yang menentukan respons aplikasi terhadap URL pengguna. Kodingan tersebut mendefinisikan dua rute GET:
Berdasarkan pelaksanaan praktikum mengenai konfigurasi Laravel ini, dapat disimpulkan bahwa persiapan lingkungan pengembangan yang matang merupakan kunci utama dalam membangun aplikasi yang stabil. Keberhasilan tahap awal sangat bergantung pada terpenuhinya persyaratan teknis sistem, khususnya penggunaan versi PHP yang tepat beserta ekstensi pendukungnya seperti OpenSSL, PDO, dan Mbstring. Penggunaan alat bantu seperti Composer terbukti sangat memudahkan manajemen ketergantungan library, sementara keberadaan Artisan Console memberikan efisiensi tinggi melalui otomatisasi berbagai tugas pengembangan seperti pembuatan model dan controller.
Selain aspek teknis instalasi, pemahaman mengenai pola desain MVC memberikan fondasi yang kuat bagi pengembang dalam membangun aplikasi yang terstruktur dan mudah dipelihara. Model bertanggung jawab penuh atas pengelolaan data dan interaksi dengan basis data, View menangani presentasi atau tampilan yang akan dilihat oleh pengguna, sedangkan Controller bertindak sebagai penghubung yang memproses permintaan serta mengembalikan respons yang sesuai. Dengan menguasai dasar-dasar konfigurasi dan struktur ini, mahasiswa memiliki landasan yang tepat untuk melanjutkan ke tahap pengembangan fitur aplikasi yang lebih kompleks dan sistematis.
Lihat Repository GitHub